UMUMMay 2, 2008 7:13 am

saatnya sekarang, hardiknas ke 100 tahun, saat yang tepat untuk kami sampaikan kepada semua pendamping dinas pendidkan kota dan kabupaten, baik yang rencana di sk-kan tertulis dalam lampiran maupun yang tidak, dan untuk diketahui semua pihak;

1. berdasarkan surat tugas dari Biro PKLN, tertanggal 15 pebruari 2008, tentang tugas menyeleksi pendamping kota dan kabupaten, seleksi sudah terlaksana dengan baik, masukan sana-sini diterima, sehingga tinggal di sk-kan di dinas provinsi semarang
2. dana operasional yang ditandai bintang dari diknas pusat cair masuk dana dekon, jika ada sk pendamping yang ditanda tangani oleh bpk kepala dinas provinsi, seiring diknas pusat perjalanan ke daerah unt sosialisasi ke dinas provinsi sebanyak 33 provinsi sosialisasi berjalan lancar; termasuk ke jateng juga sudah jalan;
3. dasar surat untuk membuat sk dari diknas pusat sampai sekarang tidak ada, sehingga bpk kepala dinas pendidikan provinsi semarang tdk menanda tangani sk tersebut,
4. pada akhir maret 2008, perwakilan pendamping dinas kota-kabupaten di undang ke dinas provinsi semarang, habis bpk kepala dinas pendidikan memberikan pengarahan, kemudian dilanjutkan rapat dengan perwakilan, bpk hariwul mendapat sms dari diknas pusat yang isinya, bahwa dana efisiensi ada pemotongan, termasuk dana pendamping, dan info disaat itu yang dipotong adalah honor, jika honor yang dipotong berarti masih ada dana operasional 50%, perjalanan berlanjut
5. perkembangan berjalan, pada tanggal 27 maret 2008, hari yang tidak kami lupakan, bpk Kita Biro PKLN yaitu Bpk Dr. Gatot HP secara resmi dilantik menjadi Direktur Seamolec, sehingga ditempat yang lama yaitu Biro PKLN diganti Bpk Dr. Agus Sartono, situasi dan kondisi berjalan terus
6. pada tanggal 1 april 2008, jardiknas pindah ke pustekom, sehingga semua infrastruktur koneksi internet dan intranet dipindah ke pustekom dan menjadi tanggungjawab penuh sama pustekom
7. program teleconfren penyeleggara D3 besiswa unggulan dengan biro pkln tidak ada lagi
8. dapodik juga bukan tupoksi biro pkln, termasuk juga mahasiswa D3 beasiswa unggulan bukan tupoksi biro pkln;
9. hasil rakor 24-25 april di biro pkln, pendamping dinas kota dan kabupaten dana pendamping dicut, semua program biro yang ditandai bintang semua dicut, kami juga sudah langsung minta surat ke biro pkln, yang isinya bahwa tidak ada dana unt pendamping dinas kota dan kabupaten, kemudian surat tersebut dikirim dan ditujukan ke dinas provinsi dan kota-kabupaten; sehingga dinas prov-kota dan kab mengetahui kalo tidak ada dana unt pendamping secara formal, sehingga kami tidak kena marahan pendamping dinas koa-kab secara masal, suratpun tidak menjadi ada
10. setelah tahu persis dari biro pkln bahwa tidak ada dana unt pendamping dinas kota-kab, kami mencoba melaporkan hal tersebut ke bagren dinas provinsi, juga sama dan memang belum masuk anggaran tahun 2008
11. kami sebagai kordinator dan pak adnan, pak kardiyono, pak bambang sebagai sub pendamping, juga akan dibubarkan pada bulan juni 2008, sehingga di biro pkln tidak ada lagi pendamping, bagi kami pribadi sudah sejak tahun 2000 bersama-sama bpk Gatot mengembangkan IT, mulai Jarnet, JIS, WAN, ICT yang sekarang menjadi jardiknas, sudah biasa dapat cacian, makian, itu untuk ujian mendewasakan pada diri kita, kita tetap tegar dan semangat dan tidak rapuh, kalo kami bertugas di Jawa tengah sudah hal yang biasa, jika rekan2 pendamping dinas kota dan kabupaten, karena kesal, marah dan emosional silahkan dituliskan di blog jateng ini sepuas-puaskan, atau ke email bahkan ke no hp kamipun akan kami terima dengan senang hati. sebenarnya kami masih mengharap ada setitik sinar harapan dengan perubahan pimpinan di biro pkln, masih sama, akan tetapi terjadi perubahan program/kebijaksanaan, sehingga dana efisiesi dekon provinsi tidak lain dana untuk membiayahi pendamping di cut atau sebagian besar program yang dikembangkan olehKaro lama yaitu bpk Dr Gatot HP banyak yang di cut, harapan kita sebelum bener2 terjadi pergantian pimpinan, karena info kalo bpk Dr Gatot mau dipindah sudah sejak januari 2008, program2 tetap masih dilanjutkan oleh pimpinan yang baru;
untuk menyikapi hal tersebut diatas, kita harus dewasa. kecewa, emosi dan marah pasti, khususnya kepada kami, akan tetapi kita tidak boleh larut dalam permasalahan itu, sehingga kita sebagai pendamping menjadi nglokro, males, gak semangat, dll, ini jangan sampai terjadi, kenapa ???? karena jardiknas, dapodik, pustakamaya, dll itu semua program yang selama ini kita ketahui adalah lahan kita atau ladang kita, kita tidak mau lahan dan ladang kita menjadi milik orang lain atau berantakan, kita sudah bisa menunjukan menjadi tim networking yang terbaik di jawa tengah ini, kita masih punya tugas diantaranya adalah memindahkan dapodik ke tingkat provinsi jawa tengah, kerjaan kita dapodik dah berjalan 2 tahun, kita tidak mau hilang musnah begitu saja, dan masih banyak tugas2 kita unt kita selesaikan bersama-sama.

kami sebagai kordinator atau pribadi pasti salah dan mengecewakan kepada semua pendamping dinas kota dan kabupaten baik yang disengaja maupun tidak kami mohon unt dimaafkan, harapan kami pribadi, anda dan kami masih sama-sama berstatus pendamping, walaupun kita tidak digaji, karena tugas kita bukan unt digaji, jika pihak yang terkait tahu dan memberikan imbalan, itu rezeki kita, tetapi jka tidak tahu, berarti menjadi amal kita nantinya, kita berpikir positif dan sama2 mengemban tugas unt kemajuan IT di wilayah jawa tengah, kepada siapa lagi kalo bukan kita sendiri untuk memajukan IT di daerah kita, ajakan kami mari kawan bersama-sama dan lebih percaya diri, kita harus bermimpi bahwa kita orang yang nomor satu yang menguasai IT di daerah kita masing2, dengan kita menguasahi IT, maka instansi yang terkait pada kita akan tergantung kepada kita, selamat belajar, selamat berkerja dan selama bertugas, hanya Allohlah penolong kita, semoga Alloh SWT memberi jalan yang terbaik bagi kita semua, dan ilmu kita menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita, masyarakat dan anak cucu kita nantinya amin 3x ya robal’alamin. motto kita “makmur bersama” mari kawan impian kita menjadi kenyataan, ada tangan2 dunia pendidikan, untuk maju bersama dan makmur bersama.

UMUM 7:11 am

kepada yth;

1. Bpk/Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten
2. Kordinator ICT Center
3. Pendamping Dinas Kota dan Kabupaten
kami memberitahukan bahwa Seamolec mengajak Kampus menjadi Mitra atau temen atau penerimaan mahasiswa tahun 2008 dengan bekerjsama dengan Seamolec, informasi ini penting kami sampaikan untuk memberdayakan daerah lebih optimal, kampus yang ada di daerah kota atau kabupaten dapat untuk kuliah mahasiswa di daerah tersebut, sehingga biaya akan lebih ringan; standar dari seamolec akan kami masukan di presentasi-presentasi sehingga kampus yang akan dijadikan provider di jawa tengah lebih banyak, mitra 150 adalah mitra untuk perguruan tinggi atau stmik atau poltek yang ada di daerah, seperti karesidenan pati tidak hanya STMIK AKI Pati, adakah PT/STMIK/Poltek yang bisa di usulkan, juga untuk karesidenan lainnya, silahkan PT/STMIK yang akan di usulkan menjadi Mitra 150 denan Seamolec untuk diusulkan atau diinformasikan di blog jateng ini, atas kerjasama dan perhatian kami ucapkan banyak terima kasih

UMUMApril 29, 2008 1:05 pm

pada hari selasa tanggal 29 April 2008, bpk Direktur Seamolec Bpk Dr. Gatot HP bersama tim Seamolec tempat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Jawa Tengah mensosialisasikan program seamolec bersama dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa tengah, Penyelengara D3 Beasiswa Unggulan baik angkatan 2006 dan 2007, provider baru serta pendamping; adapun yang hadir; sesuai undangan; yaitu;
1. AKATEL Purwokerto
2. Politeknik Harapan Bersama Tegal
3. STMIK Widya Pratama Pekalongan
4. UDINUS
5. POLINES
6. AMIK PGRI Kebumen
7. UM Magelang
8. STMIK AKI Pati
9. STMIK AUB Surakarta
10. UNSA
11. UNSA
sedangkan yang baru adalah;
1. Pratama Mulia Surakarta
2. Duta Bangsa Surakarta
3. SINUS
adapun kegiatan adalah, Bpk Dr. Gatot HP mensosialisasikan program seamolec, dilanjutkan laporan keadaan masing2 provider, mulai jumlah mahasiswa, sarana prasarana, dosen, akreditasi kampus satu persatu oleh masing2 wakil provider, setelah itu dilanjutkan presentasi oleh Ibu Antik, dan tanya jawab, tanya jawab berkisar standart seamolec untuk mitra 150, program penyelengaraan tetap jalan, sambil berjalan terus, mitra 150 selama 6 bulan mendapat untuk melengkapi standart yang telah ditentukan seamolec, untuk standart seamolec mitra 150, akan kami lampirkan di blog jawa tengah, demikian laporan sekilas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, terima kasih Bpk Dr. Gatot HP dan Tim Seamolec beserta provider, semoga jawa tengah maju bersama seamolec menjadi taraf asean, demikian terima kasih.

UMUM 9:07 am

Pada hari selasa tanggal 29 april 2008, di dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi jawa tengah, Bpk Direktur Seamolec Bpk Dr. Gatot HP bersama Tim Seamolec dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan tamu undangan Penyelenggara PJJ-S1-PGSD yang kedua kalinya pertemuan yaitu;
1. UNS
2. UKSW Salatiga
3. UNES
4. Univ Muhammadiyah Surakarta (UMS)
5. Univ Muhammadiyah Purwokerto
6. UPBJJ-Semarang
7. UPBJJ-Surakarta
8. UPBJJ-Purwokerto
Hasil Pertemuan pertama antara Bpk Dr. Gatot HP dengan 3 penyelenggara PJJ-S1-PGSD di Jawa Tengah; adalah
1. sosialisasi program seamolec, adapun presentasi ada di presentasi-presentasi di blog jawa tengah
2. masing2 penyelenggara untuk membuat RAB, pada pertemuan kedua masing2 penyelenggara mempresentasikan RAB, mulai dari UKSW, UNS dan UNES, adapun presentasi RAB kami masukkan di blog jateng di presentasi dan di alamat blog penyelenggara PJJ-S1-PGSD-Jawa tengah, dari hasil presentasi, diketahui besarnya RAB masing2 provider penyelenggara PJJ S1 PGSD berbeda, dari presentasi tersebut untuk mendapatkan biaya kuliah yang serendah-rendahnya akan tetapi juga tidak merugikan pihak penyelenggara, dan ini akan ditindaklanjuti pada pertemuan ketiga sekitar bulan Mei 2008, dengan peserta Dinas Pendidikan kota dan kabupaten, beserta LPK yang terkait, dengan terpilihnya Gubernur Jawa tengah Baru, program ini akan disampaikan ke bpk Gubernur baru di Jawa Tengah untuk mendapatkan respon positif, dengan program yang sudah dilaksanakan sudah 2x pada tahun 2006 dan 2007, dengan sistem yang lama, dengan jumlah sekitar 206.872 orang guru SD yang belum S1, membutuhkan waktu sekitar 15-20 tahun, dengan system hibrid seamolec, untuk menyelesaikan sejumlah 206.872 orang guru yang belum S1 hanya membutuhkan waktu 3-5 tahun dalam menuntaskan guru2 SD untuk berstatus S1, dengan naiknya status guru2, diharap lebih berkwalitas dalam pendidikan, siswa berkwalitas, sejaktera gurunya, seperti motto bpk Direktur Seamolec, kalo di Dikmenjur “Maju Bersama Dikmenjur” maka di Seamolec “Makmur bersama” demikian, laporan dari Dinas Pendidikan Provinsi jawa Tengah, terima kasih sekali bpk Dr. Gatot HP semoga Guru2 makmur bersama amin 3x.

UMUM, KUNJUNGANApril 22, 2008 5:08 am

Trimakasih kami ucapkan kepada Bp. Ghosun, Pak Bangkit, Pak Arisandi , para dosen dan mahasiswa pendamping dari Kab Pemalang serta Kab Tegal.

Tulisan ini tidak bermaksud menyudutkan siapapun, tidak ada itikad jelek dari saya, dan mohon tidak perlu diperpanjang polemik YMI. Tapi kita lihat duduk masalah dan keadaan yang sebenarnya :

Sumber dari YMI Tegal :

          Jumlah mahasiswa :

  • Reguler ——— 400 mahasiswa,
  • D3 TKJ sm 1 —- 50 mahasiswa
  •                sm 4 —- 100 mahasiswa

Fasilitas ruangan :

  • ruang teori 4 lokal
  • ruang Lab Komputer 1 lokal, jumlah komputer 30 unit( Baik)
  • ruang Kantor 1 lokal
  • ruang Perpustakaan 1 lokal

Fasilitas Koneksi Internet

  • Jardiknas 512 kbps
  • Speedy Time based 50 jam / bulan

Dosen Total 18 orang, Yang mengampu D3 TKJ 7 orang

Manajemen :

Pimpinan Yayasan Bp Ghosun ( maaf penulisan tanpa gelar ),
Pemegang dan pengambil Kebijakan.

Pengelola Harian : Bp Arisandi dan Bp Bangkit

Perkuliahan :

saat ini telah selesai sm 1 dan sm 3, sedangkan perkuliahan berikutnya menunggu dana dari biro PKLN turun semua senilai 160 juta + 320 juta.

Keuangan :

  • yang telah diterima YMI 160 juta untuk sm 1 dan 2
  • sedang 320 juta belum diterima untuk sm 3 dan 4
  • Uang tidak akan dibagikan bila tdk turun semua.
  • Terjadi gagal kirim dari BPKLN ke rek YMI

Dari hasil pembicaraan dengan Bp Ghosun diperoleh keterangan :

  • sebenarnya beliau ingin passing out dari program D3 TKJ, karena banyak sekali permasalahan yang akan timbul diantaranya dengan kopertis tentang keberadaan mahasiswa ini dan kurikulumnya.
  • setelah kami tanyakan apakah bapak akan meneruskan program ini atau menghentikannya beliau menyatakan terus
  • dengan konsekuensinya, dan berjanji akan memberikan Ijazah.
  • Terkait efektifitas perkuliahan yang dituntut mahasiswa, beliau berjanji akan memperbaiki dari sisi internal lembaga.

Demikian keadaan sebenarnya di YMI Tegal mudah2an menjadikan kita smua bisa jelas dan tidak lagi mereka-reka cerita.

mohon maaf bila terdapat kekurangan kami dalam menulis.

salam kardiyono

NB : - Bukti pertemuan berupa foto dan rekaman Film ada pada kami.